Malam guys, kali ini aku menjelaskan tentang IP di dalam jaringan.
Tahukan kalau mau membuat jaringan pasti ada kaitannya dengan jumlah client
computer yang ingin digunakan, nah agar bisa terkoneksi maka membuatuhkan
alamat yang jelas guys. Jadi IP address (Internet Protocol) adalah
alamat logika yang diberikan kepada perangkat jaringan yang menggunakan
protocol TCP/IP, dimana protocol TCP/IP digunakan untuk meneruskan packet
informasi (routing) dalam jaringan LAN, WAN dan internet atau lebih singkatnya IP address adalah cara
pengalamatan suatu komputer yang terdapat didalam jaringan komputer.
Saat ini ada 2 macam versi IP address yaitu
Saat ini ada 2 macam versi IP address yaitu
1.
IP versi 4 (IPv4)
IPv4
ini menggunakan penomeran 32-Bit dan terdiri dari 4 oktet decimal dengan tiap
oktet nilainya 8 bit atau 256 dan total hostnya ada 256x256x256x256=4.294.967.296 host, yang
didapatkan dari pengkalian dari tiap oktet, bila jumlahnya
hostnya tidak bisa digunakan maka beralilah ke IPv6, tapi ini masih jarang
digunakan dan masih setia menggunakan IPv4
contoh
dari IPv4 : 202.134.64.139
2.
IP versi 6 (IPv6)
IPv6
ini menggunakan penomeran 128-Bit, Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke
dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan
heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan
dipisahkan dengan tanda titik dua (:).
misalnya : 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A
misalnya : 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A
IP address terdiri dari
2 bagian yaitu
1. Network ID (alamat jaringan), bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjukkan jaringan tempat komputer ini berada. Contohnya: 192.168.1.0
2. Host ID (alamat Host/komputer), bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjukkan alamat client computer dalam jaringan tersebut. Contohnya: 192.168.1.1
1. Network ID (alamat jaringan), bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjukkan jaringan tempat komputer ini berada. Contohnya: 192.168.1.0
2. Host ID (alamat Host/komputer), bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjukkan alamat client computer dalam jaringan tersebut. Contohnya: 192.168.1.1
Berikut contoh IP address yang saya gunakan beserta netmasknya yang menandakan kelas C.
(gambar koneksi yang saya gunakan)
a.
Kelas A ini memiliki jumlah host yang
sangat besar dengan subnet mask 255.0.0.0, dengan 0.0.0 di belakang yang bisa
diisi dengan jumlah host
b.
Kelas B ini memiliki host yang sedang
sampai besar dengan subnet mask 255.255.0.0
c.
Kelas C ini memiliki host yang terbatas
dan biasanya diaplikasikan untuk LAN subnet mask 255.255.255.0
d.
Kelas D, jarang digunakan guys
e.
Kelas E, jarang digunakan guys
Sekian dulu ya guys,
catatan untuk penjelasan diatas belum termasuk subneting maupun pembagian host
untuk lebih lanjutnya ya guys supaya memahami yang kelas kelas dalam IP address, mungkin lain kali.


0 comments:
Post a Comment