Monday, April 11, 2016

Tutorial Install Fedora Menggunakan Virtualbox



Halo guys, malam ini aku mau menulis postingan tentang menginstall sistem operasi di virtualbox. Tentu saja yang dipakai kali berbeda pada postingan sebelumnya. Tahu kan Fedora dengan lambang nya berbentuk f ?, untuk sejarahnya memang cukup rumit ya guys. Karena fedora merupakan keluarga redhat yang memang logonya topi miring warna merah lagi, karena sang pembuat redhat sudah membuat redhat menjadi berbayar dengan dukungan enterprise maka sebagai gratisan , ciyee yang suaka gratis tis tis si pembuat redhat akhirnya menciptakan fedora. Jadi fedora ini diibaratkan komunitas untuk menghasilkan versi beta lah dari redhat. Dan untuk CentOS di web sebelah memang merupakan turunan redhat, namun itu hanya sekedar kloningan, dikarenakan pengembangnya membeli lisensi redhat untuk di kembangkan sendiri.




Jika kalian tertarik untuk mencoba mungkin, hehehe kalian bisa mendownload di link di bawah ini.

https://getfedora.org/id/

Sedangkan jika butuh alternatif tentang desktop yang digunakan guys, jangan sungkan-sungkan go ke web di sini nih.
https://spins.fedoraproject.org/

Karena yang aku gunakan pada tutorial kali ini menggunakan desktop xfce, namun sama saja kok cuma xfce lebih ringan daripada desktop default sih.


Persyaratan sistem untuk fedora defaultnya seperi berikut guys, jangan lupa ya semakin besar hardware yang kalian punya tentunya membuat sistem yang berjalan pada PC kalian lebih ringan, tapi kalau kurang mungkin agak ngelag, makanya aku pilih yang xfce karena lebih ringan guys. Berikut sistem requirement dari web nya :
  • 1 GHz processor, atau lebih tinggi
  • minimal 1 GB memori RAM
  • minimal 10 GB hard drive
Oke langsung ke tutorialnya, pertama untuk membuat file di virtualbox dengan nama selera lah, selera dan sesuka hati kalian.


Lalu buat kapasitas RAM nya, pada tutor ini menggunakan 1 GB.
2


Kemudian membuat virtual harddisk.
3


Pilih .vdi ya, kalau aku biasanya menggunakan yang vdi tapi kalau kalau mau pilih yang lain seperti .vmdk juga tak masalah.
4


Untuk bisa mengatur ukuran harddisk pilih dinamik alokasi.
5


Kemudian atur sesuai keinginan kalian maunya berapa kapasitasnya, kalau pada tutor ini menggunakan 12, 61 GB.
6


Selanjutnya maka akan ada nama file pada virtualbox, lalu di start untuk memulai. Maka pada proses awal diminta untuk memasukkan file virtual dvd atau cd yang digunakan untuk booting.
7

Pilihlah file iso fedora, pada tutor ini menggunakan versi 23.
8

Maka sebagai hasilnya file .iso yang sudah dimasukkan bisa terlihat beserta kapasitas iso yang digunakan 891 MB, karena itu ukuran file iso fedora saat ini. Pilih start.
9

Kemudian jika ada pilihan fedora live, enter saja karena untuk bisa menginstall harus mode live dulu yang berarti mencoba tapi tak menginstall sepenuhnya.
10

Setelah itu maka akan booting start pada sistem, untuk bisa menginstall maka yang perlu cuma mengklik  dua kali  atau enter  juga bisa pada install to hard drive seperti gambar di bawah guys untuk lebih mendetail visualisasinya.
13

Pada tahap ini, maka muncul pilihan untuk memilih bahasa yang digunakan untuk menginstall. Karena aku lebih terbiasa menginstall dengan menggunakan english maka aku pilih english, next nya pilih continue.
14

Maka selanjutnya instalasinya menjadi ringkas, seperti berkut .Tapi pada tahap berikut harus di konfigurasi yang sesuai ya, seperti keyborad, time, system yang dialokasikan kemana, dan network maupun hostname nya harus diisi.
15

Lalu pada pilihan yang pertama, aku memilih system untuk di konfigurasi. Pada langkah system diharuskan memilih hard drive yang mau digunakan, lalu memilih konfigurasi partisi manual, klik Done.
16

Selanjutnya, akan dihadang dengan konfigurasi seperti berikut. Untuk  memilih manager partisinya disini defaultnya LVM, yang bararti jika kalian kehabisan partisi bisa menambah partisinya. Kemudian klik ( + ) untuk menambah konfigurasi partisi.
17

Buatlah partisi root ( / ) sebesar 11 GB seperti ini. Lalu add mount point untuk menambahkan.
18

Sebagai hasilnya, karena sudah di tambahkan seperti berikut.
19

Klik tanda ( + ) lagi untuk menambahkan partisi swap yang digunakan untuk membantu kinerja sistem nantinya. Pada pilihan mount  pilih swap, dengan kapasitasnya 1,6 GB. Lalu add mount point.
20

Sebagai hasilnya, maka swapnya telah ditambahkan. Dan sekarang ada dua partisi yaitu root dan swap. Kalau sudah benar semua, klik Done.
21

Maka setelah di done, muncul screen berikut yang menandakan progress dalam pembuatan partisi seperti penghapusan parti, lalu di format. Pada screen klik Accept changes untuk melanjutkan step konfigurasi yang sudah dilakukan tadi.
22

Selanjutnya maka akan kembali ke installation summary, pilih date and time untuk melakukan settingan waktu tempat. Kalau sudah selesai klik Done.
23

Kembali lagi ke summary, Pilih konfigurasi Network & Hostname. Untuk memerikan nama pada sistem nya nanti yang aku gunakan adalah zainul, kalau sudah klik Done.
24

Selanjutnya untuk melanjutkan proses instalasi, pilih begin installation.



























Lalu selanjutnya maka membuat password root jika ingin mengakses root mode, dan user untuk membuat user biasa.
26

Pada tahap ini membuat password root, ketika sudah selesai di klik Done.
27

Langkah selanjutnya, buatlah nama untuk username dengan password, lalu klik Done.
28

Maka apabila sudah selesai hasilnya seperti berikut.
29

Jika sudah selesai atau complete pada instalasi, maka ada hasil complete diikuti quit untuk menyelesaikan instalasi dan dilanjutkan ke sistem asli dan bukan live.
30

Kemudian pada instalasi akan reboot, biarkan saja hingga sistem start up dan diminta memasukkan user maupun pass ketika login.
31

Jika sudah start up maka akan diminta user dan pass, lalu klik login jika sudah selesai.
32

Sebagai langkah awal masuk desktopnya, maka diminta untuk pengaturan panel untuk meletakkan taskbar dan lain-lain, pilih default config.
33

Hasil tampilan awal fedora xfce seperti berikut. ye sudah selesai.
34

Untuk komen bisa dibawah ya guys.

Tutorial Install Fedora Menggunakan Virtualbox Rating: 4.5 Diposkan Oleh: ahmadzainul

0 comments:

Post a Comment